[EN] Pangerupukan day falls on the new moon’s day of the ninth month, which is the last day of one Saka year. The next day, the Balinese celebrate silent Nyepi day as the first day of the new Saka year. On Pangerupukan day, the Balinese carry Ogoh-ogoh (giant doll, representing demons) in colorful and splendid parades as a symbol of driving away evil characters in one’s self. In every house, every family conduct special ceremony by liting torch made of dry coconut leaves. This is called “obor danyuh”. People hit metal pans, wooden bells or big metal bowls to create noises. This is believed to expell bad lucks. This is a closing festival of the year.
On the day of Ngarupuk, the Balinese commonly prepare daily needs to welcome Nyepi day. When the day falls, streets are crowded by people and the Ogoh-ogoh parades. Before midnight, many streets are closed and the pecalangs (traditional security officers) start doing their jobs. All lamps on the island of the gods are turned off at 6 AM on Nyepi day because one day according to Hindu calendar starts at sunrise.
[ID] Pangerupukan jatuh pada Tilem Kasanga, yang adalah hari terakhir dalam satu tahun Saka. Keesokan harinya, masyarakat Bali merayakan hari raya Nyepi sebagai hari pertama di tahun Saka yang baru. Di hari Pangerupukan, masyarakat Bali mengarak ogoh-ogoh sebagai simbol mengusir sifat-sifat jahat yang ada dalam diri seseorang. Di rumah masing-masing, setiap keluarga menyelenggarakan upacara dengan menyalakan api yang disebut “obor danyuh” yang terbuat dari daun kelapa yang sudah kering. Orang-orang memukul panci, kentongan atau baskom agar menimbulkan suara ribut yang dipercaya bisa mengusir segala hal yang buruk. Ini adalah sebuah festival tutup tahun.
Pada hari Ngarupuk, masyarakat Bali biasanya mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk menyambut Nyepi. Saat sore menjelang, jalan-jalan ramai dengan arakan ogoh-ogoh. Menjelang tengah malam, banyak jalan ditutup dan para pecalang melakukan tugasnya. Seluruh lampu di pulau dewata mulai dipadamkan pukul 6 pagi pada hari Nyepi karena satu hari menurut perhitungan Hindu dimulai saat matahari terbit.
Enable comment auto-refresher