Indonesia Meweh, Ekonomi Tetep Bangkit

Dagang canang di peken.JPG
0.00
(0 votes)
Title (Other local language)
Photograph by
Reference for photograph
Author(s)
Subject(s)
    Reference
    Related Places
    Event
    Related scholarly work
    Reference
    Competition
    Gunakaya


    You are not allowed to post comments.

    Entered in the Gunakaya Wikithon

    Description


    In English

    Covid-19 (Corona Virus Disease 2019) or what we often know as the Corona Virus is still haunting the world, especially the Indonesian people themselves. Indonesia has declared this virus to be a national disaster, and so far Indonesia has recorded more than 30,000 people who have been positively affected by the Corona Virus. Since the outbreak of the corona virus, all offline activities cannot be carried out normally. The threat of this virus has spread to all corners of the world. However, activities that were not carried out at the beginning of the spread of this virus must continue to be carried out in order to maintain the balance of the world economy so that it does not die completely. Until finally the government and the company provided a solution so that workers could continue to work, but through their homes.

    Even working online can't be done by everyone because all types of work are different, different jobs Indeed, it must go directly to the field, for example, traders who sell in the market can be carried out offline but on condition that they must continue to implement and comply with applicable health protocols. Working online is not only done if you are an employee in a company. If someone has been laid off, they can do anything online, such as doing business online. One of the media platforms that can be used for online business is Instagram, Facebook and many others.

    There are so many positive and negative responses from various circles of society about this online work from home

    so that raises the PRO and CONS between communities. Many negative and positive comments were made for the Social Media Platform. Social media currently has many users. Moreover, during a pandemic like this, it will be needed as a communication bridge. As in terms of work, education, and others. Of course we have to be smart in using the media online like this. This condition worries us. At this time there are still people who are not wise and not careful in using online media, so there are some impacts that arise.

    In Balinese

    Covid-19 Corona Virus Disease 2019 utawi sane sampun kaloktah iraga uning Virus Corona ngantos mangkin kantun menghantui gumi khususnyane masyarakat ring Indonesia. Indonesia sampun netepang virus ene nyadiang silih sinunggil bencana nasional, lan kanti mangkin ring Indonesia sampun nyatet akeh ipun ring 30.000 jiwa sane sampun keni positif Virus Corona. Ngawit Saking akehnyane virus corona, akonyangan aktivitas offline tusing prasida nginutin ring normal. Ancaman virus ene harus tetep kalaksanayang guna nyaga keseimbangan perekonomian gumi apang tusing mati total. Ngantos akhirnyane pemerintah lan pihak perusahaan ngemaang solusi apang para buruh tetep ngelah gegina a wai-wai. nanging uli paumahan a diri.

    Megaenan online niki tusing nyidayang kalaksanayang a konyangan jadma karna konyangan jenis gegaenan entu maelenan, gegaenan sane ngeharusang tuun ka lapangan langsung contohnyane para pedagang-pedagang sane medagang ring pasar nyidayang kalaksanayang offline sakewala tetep ngelaksanayang lan ngematuhang protokol kesehatan sane berlaku. megaenan online tusing mesti kalaksanayang yening wenten karyawan ring perusahaan. yening jadma sane kene PHK bise kagunayang antuk berbisnis online care Instagram, Facebook lan nu bek sane lainnyane.

    Akeh wenten tanggapan positif lan negatif uling berbagai kalangan masyarakat indik work from home online sahingga menimbulkan PRO lan KONTRA antar masyarakat. Akeh komentar negatif lan positif sane kalontarang sane kaanggen ring Platrorm Media Sosial. Media sosial ring mangkin akeh peminatnyane. Kalebih ring Masa Pandemi care mangkin akeh dibutuhkan sane kaangken jembatan komunikasi. sane kaanggen ring pagawen, pendidikan, lan sane lianan. tentunyane iraga harus sadueg duegne ring ngunayang media sosial care mangkin. kondisinyane ngaenang iraga khawatir. Ring mangkin ada jadma sane kuang bijak lan tusing adeng-adeng ring menggunakan media online, sahingga ade dampak sane timbul.

    In Indonesian

    Covid-19 (Corona Virus Disease 2019) atau yang lebih sering kita kenal Virus Corona sampai saat ini masih menghantui dunia khususnya masyarakat Indonesia sendiri. Indonesia telah menetapkan virus ini menjadi salah satu bencana nasional, dan sampai saat ini Indonesia telah mencatat sebanyak lebih dari 30.000 jiwa yang telah terkena positif Virus Corona. Semenjak merebaknya virus corona, seluruh aktivitas offline tidak dapat dilakukan secara normal. Ancaman virus ini menyebar keseluruh pelosok dunia. Akan tetapi, aktivitas yang tidak dilaksanakan pada awal menyebarnya virus ini harus tetap dilaksanakan guna menjaga keseimbangan perekonomian dunia agar tidak mati total. Hingga akhirnya pemerintah dan pihak perusahaan memberi solusi agar para pekerja tetap bekerja, namun melalui rumah.

    Bekerja online ini pun tidak bisa dilaksanakan semua orang karena semua jenis pekerjaan itu berbeda, pekerjaan yang memang harus turun kelapangan langsung seperti misal pedagang-pedagang yang berjualan di pasar itu bisa dilaksanakan secara offline tetapi dengan syarat harus tetap melaksanakan dan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Bekerja secara online bukan hanya dilakukan jika anda adalah seorang karyawan di suatu perusahaan. Jika seseorang mengalami PHK pun bisa mengerjakanan apapun secara online seperti misal berbisnis secara online. salah satu media platform yang bisa digunakan untuk berbisnis online yaitu Instagram, Facebook dan masih banyak yang lainnya.

    Ada begitu banyak tanggapan postif dan negatif dari berbagai kalangan masyarakat tentang work from home online ini

    sehingga menimbukan PRO dan KONTRA antar masyarakat. Banyak komentar negatif maupun positif yang dilontarkan untuk Platform Media Sosial. Media sosial saat ini banyak penggunanya. Terlebih lagi di masa pandemi seperti ini akan sangat dibutuhnya sebagai jembatan komunikasi. Seperti dalam hal pekerjaan, pendidikan, dan lainnya. Tentunya kita harus pandai-pandai dalam menggunakan media online seperti ini. Kondisi tersebut membuat kita khawatir. Saat ini masih saja ada orang yang kurang bijak dan tidak berhati-hati dalam menggunakan media online, sehingga ada beberapa dampak yang timbul.