Tumpek Krulut

Denpasar-tumpek-krulut.jpg
Holiday or Ceremony
Tumpek Krulut
Related books
Related children's books
    Related folktales
      Related lontar
        Related places
          Calendar
          Dictionary words

          Information about Holiday or Ceremony

          Tumpek Krulut

          Where did this ceremony take place:


          In English

          The word krulut means affection. It is derived from an old Javanese word ‘lulut’ which means ‘love and affection’. Tumpek Krulut is a Balinese traditional celebration to commemorate the day of art, affection, colors, tones and music. It falls on Saturday of Krulut week, and the Balinese usually celebrate it by offering flowers, cakes and fruits to temples. So, this is the Balinese valentine day actually. In this day also, teenagers who join traditional music classes in balai banjar (Balinese traditional community hall) usually take initiation for more intensive and deeper learning. Young girls who join dancing classes at balai banjar also do so. This initiation activity is called ‘mewinten’ and usually takes place once during their course, either in the beginning or at the mid-term. The Balinese believe that by doing mewinten ceremony, the soul of knowledge will enter their mind and body and bless them with better expertice.

          In Balinese

          In Indonesian

          Kata krulut berarti cinta kasih. Kata ini berasal dari bahasa Jawa kuno ‘lulut’ yang berarti ‘cinta kasih’. Tumpek Krulut adalah perayaan tradisional untuk memperingati hari seni, cinta kasih, warna, nada dan musik. Perayaan ini jatuh pada Sabtu Kliwon Wuku Krulut, dan warga Bali biasanya merayakannya dengan mempersembahkan bunga-bungaan, kue-kue dan buah-buahan di pura. Jadi, perayaan ini sebenarnya adalah hari valentine orang Bali. Pada hari ini juga, anak-anak remaja yang mengikuti latihan menabuh di balai banjar biasanya diinisiasi agar belajar menabuh lebih intensif dan mendalam. Gadis-gadis muda yang mengikuti latihan menari di balai banjar juga melakukan inisiasi. Upacara inisiasi ini disebut ‘mewinten’ dan biasanya dilakukan sekali selama proses belajar mereka, baik pada awal maupun di pertengahan. Orang Bali percaya bahwa dengan mewinten, roh pengetahuan akan memasuki pikiran dan badan mereka dan memberi mereka keahlian yang lebih baik.


          Dewa Arta


          https://www.youtube.com/channel/UCMovwzgdQUC7q8OiEH0AOLg

          • Property "Holiday information text" (as page type) with input value "The word krulut means affection. It is derived from an old Javanese word ‘lulut’ which means ‘love and affection’. Tumpek Krulut is a Balinese traditional celebration to commemorate the day of art, affection, colors, tones and music. It falls on Saturday of Krulut week, and the Balinese usually celebrate it by offering flowers, cakes and fruits to temples. So, this is the Balinese valentine day actually. In this day also, teenagers who join traditional music classes in balai banjar (Balinese traditional community hall) usually take initiation for more intensive and deeper learning. Young girls who join dancing classes at balai banjar also do so. This initiation activity is called ‘mewinten’ and usually takes place once during their course, either in the beginning or at the mid-term. The Balinese believe that by doing mewinten ceremony, the soul of knowledge will enter their mind and body and bless them with better expertice." contains invalid characters or is incomplete and therefore can cause unexpected results during a query or annotation process.
          • Property "Holiday information text ban" (as page type) with input value "Kruna ‘krulut’ maartos tresna asih. Kruna niki kaketus saking basa Jawi purwa ‘lulut’ sane maarti tresna asih. Tumpek Krulut gumanti rahina wewalin seni, asih, warna, laras miwah tembang. Rahina puniki rawuh nyabran Saniscara Kliwon wuku Krulut. Krama Bali biasane maaturan sekar (canang), sanganan, miwah woh-wohan ring pura. Alit-alit lan truna-trunine sane nyarengin sekaa tabuh ring bale banjar biasane ngelar upacara pangawit malajah mangda peplajahan ipun ngancan teleb lan jemet. Tarunine sane nyarengin sekaa igel ring bale banjar taler miletin upacara puniki. Upacara mawit melajah niki kawastanin ‘mawinten’, biasane pisan manten ring ngawit melajah utawi ring sedek melajah. Manut krama Baline, taksun jnana utawi kaweruhan jagi ngerasuk ring manah miwah ragan ipun mangda polih astagina sane ngancan becik." contains invalid characters or is incomplete and therefore can cause unexpected results during a query or annotation process.
          • Property "Holiday information text id" (as page type) with input value "Kata krulut berarti cinta kasih. Kata ini berasal dari bahasa Jawa kuno ‘lulut’ yang berarti ‘cinta kasih’. Tumpek Krulut adalah perayaan tradisional untuk memperingati hari seni, cinta kasih, warna, nada dan musik. Perayaan ini jatuh pada Sabtu Kliwon Wuku Krulut, dan warga Bali biasanya merayakannya dengan mempersembahkan bunga-bungaan, kue-kue dan buah-buahan di pura. Jadi, perayaan ini sebenarnya adalah hari valentine orang Bali. Pada hari ini juga, anak-anak remaja yang mengikuti latihan menabuh di balai banjar biasanya diinisiasi agar belajar menabuh lebih intensif dan mendalam. Gadis-gadis muda yang mengikuti latihan menari di balai banjar juga melakukan inisiasi. Upacara inisiasi ini disebut ‘mewinten’ dan biasanya dilakukan sekali selama proses belajar mereka, baik pada awal maupun di pertengahan. Orang Bali percaya bahwa dengan mewinten, roh pengetahuan akan memasuki pikiran dan badan mereka dan memberi mereka keahlian yang lebih baik." contains invalid characters or is incomplete and therefore can cause unexpected results during a query or annotation process.