Bagaimana cara mengurangi sampah plastik di kantin sekolah? Ayo berkomentar tentang isu publik di sini or ajukan pertanyaan.

Dampak Pariwisata dalam Budaya Bali

0
Vote
Judul (Bahasa Daerah Lain)
Fotografer
Penulis
    Referensi Foto
    Subjek
      Referensi Lainnya
      Tempat
      Upacara atau Hari Raya (jika ada)
      Karya Tulis yang Berkaitan
      Referensi Lainnya
      Kompetisi
      Pemaksimalan


      Tambahkan komentar
      BASAbaliWiki menerima segala komentar. Jika Anda tidak ingin menjadi seorang anonim, silakan daftar atau masuk log. Gratis.

      Bagaimana platform BASAbali Wiki dapat mendorong Anda untuk berpartisipasi dalam isu-isu sipil?

      Deskripsi


      Bahasa Inggris

      My name is, Ni Made Ocha Paula Sari, saya akan memberikan opini mengenai topic “Tourism impact in balinese culture” Tourism is a tourist trip that is carried out repeatedly or around, both planned and unplanned which can produce a total experience for the perpetrators. The negative impact of tourism in Balinese culture is the commercialization of culture on the island of Bali, people hold ceremonies or perform regional dances just to get money from tourists, the environment is increasingly polluted, culture is getting faded because it is often adapted to the wishes of tourists, excessive imitation of foreign cultures that not in accordance with the culture of the local community, the emergence of displeasure from the population because the arrival of tourists is considered to disturb the peace of the local community. There are also positive impacts of tourism in Balinese culture such as advances in technology and information in Bali, Balinese people are encouraged to preserve their culture, tourists learn the values ​​of Balinese culture and bring them to their home regions so that Bali becomes famous. That's what tourism is like, whatever it is there must be good and bad, depending on how we develop it, so as not to harm any party.

      Bahasa Bali

      Titiyang mawasta Ni Made Ocha Paula Sari, tiang jagi ngicen opini majeng ring bebaosan Dampak Pariwisata ring Budaya Bali Pariwisata inggih punika perjalanan sane kalaksanayang kaping akeh, sane kalaksanayang sampun wenten rencana utawi durung wenten rencana, sane jagi anggene peplajahan teken tokoh sane berwisata. Wenten dampak sane ten melah sekadi krama ngalaksanayang upacara utawi pertunjukan igelan daerah sane kalaksanayang antuk jinah ring turis, lingkungan sane ngranayang ten melah, budaya sane ilang ulian sesai nganggen keneh wisatawan, sesai nuutin budaya disisi, rauhne rase ten demen saking krama bali ulian webten wisatawan sane ngugul krama Bali. Wenten buin dampak sane becik sekadi wenten kemajuan teknologi ring Bali, krama bali ngidang ngelestariang budaya Bali, wisatawan memlajahin budaya Bali sane mresida bekeline antuk darerahnyane sane ngranayang Bali terkenal. Sekadi punika pariwisata, napi je jakni wenten melah sarenf ten melahnyane, balikang ke iraga sane dueg nyarengin, apang ten kanti merugikan krama sane lianan.

      Bahasa Indonesia

      Nama saya, Ni Made Ocha Paula Sari, saya akan memberikan opini mengenai topik “Dampak pariwisata dalam budaya Bali” Pariwisata adalah perjalanan wisata yang dilakukan secara berkali-kali atau berkeliling-keliling, baik secara terencana maupun tidak terencana yang dapat menghasilkan pengalaman total bagi pelakunya. Dampak negatif pariwisata dalam budaya Bali adanya komersialisasi kebudayaan di pulau Bali, orang mengadakan upacara atau mempertunjukan tarian daerah hanya untuk mendapatkan uang dari para turis, lingkungan yang semakin tercemar, kebudayaan yang semakin luntur karena sering disesuaikan dengan keinginan wisatawan, peniruan budaya asing yang berlebihan yang tidak sesuai dengan budaya masyarakat setempat, munculnya rasa tidak senang dari penduduk karena kedatangan para wisata dianggap menggangu ketenangan masyarakat setempat. Adapula dampak posistif pariwisata dalam budaya Bali seperti kemajuan teknologi dan informasi di Bali, masyarakat Bali terpacu untuk melestarikan kebudayaan mereka, wisatawan mempelajari nalai budaya Bali dan membawanya ke daerah asalnya sehingga Bali menjadi terkenal. Seperti itulah pariwisata, apapun pasti ada baik dan buruknya, tergantung cara kita mengembangkannya, agar tidak merugikan pihak manapun.

      Basa: Template:Int: