Selling Paintings While Developing Hobbies to Find Provision for Life in a Pandemic Period Masa

From BASAbaliWiki
E955590B-17E8-4D50-A9D2-3DFD223CA162.jpeg
0
Vote
Title (Other local language)
Photograph by
Author(s)
Reference for photograph
Subject(s)
    Reference
    Related Places
    Event
    Related scholarly work
    Reference
    Competition
    Gunakaya


    Add your comment
    BASAbaliWiki welcomes all comments. If you do not want to be anonymous, register or log in. It is free.

    Description


    In English

    Bali is renowned for its tourism sector which is essential for the Balinese economy. Since the COVID-19 outbreak, tourism in Bali is currently sluggish and has resulted in the destruction of our economy. Many people are affected by the current state of tourism and considering the current situation to date, it is very unlikely that we can rely on the tourism sector for the resilience of the Balinese economy in a sustainable manner. To boost Bali's economy, we need to have other potentials that can be developed as a shortcut to boost Bali's economy. One of these potential options is becoming an art dealer. Becoming an art dealer is one of the ways I used to pay for provisions during the pandemic. Besides being able to be an art dealer as a side profession, making paintings also nurtured my hobby of painting. I can also promote my own paintings by utilizing advanced technology such as uploading photos of paintings to Instagram and Facebook and uploading painting videos to YouTube and TikTok.

    In Balinese

    Pariwisata ring Bali sangat terkenal apabuin pariwisata Bali ngelah peranan penting anggen ngemajuang perekonomian masyarakat Bali. Sasukat wenten Covid-19, pariwisata Baline sedeng lesu miwah ngranayang perekonomian hancur. Akeh masyarakat sane kena dampak saking lesune pariwisata jani, yening kacingak ring situasi mangkin bedik kemungkinan tur harapan iraga ngandelang sektor pariwisata apang ngelah bekel idup di Bali sekayang-kayang. Anggen ngemajuang perekonomian Bali iraga perlu madue utsaha-utsaha ane nyidaang limbakang apang ada anggon ngalih bekel idup, sinalih tunggil utsaha jadi pedagang. Jadi pedagang lukisan inggih punika sinalih tunggil utsaha titiang anggen ngalih bekel idup ring masan pandemi, selain anggen profesi sampingan, ngae lukisan masih bisa kaanggen ngembangan hobi titiang dalam melukis. Titiang masih ngidaang mempromosikan lukisan dengan cara memanfaatkan kecanggihan tekonologi sekadi ngapload foto lukisan ka instagram miwah facebook tur ngapload video melukis ka youtube miwah tiktok.

    In Indonesian

    Bali sangat terkenal akan sektor pariwisatanya bahkan pariwisata di Bali sangat penting bagi perekonomian masyarakat Bali. Semenjak adanya Covid-19, keberadaan pariwisata di Bali saat ini sedang lesu dan mengakibatkan hancurnya perekonomian. Banyak masyarakat yang terkena dampak dari lesunya pariwisata sekarang, jika dilihat dari situasi sampai saat ini sangat kecil kemungkinan dan harapan kita mengandalkan sektor pariwisata untuk ketahanan perekonomian Bali secara berkelanjutan. Untuk mendongkrak perekonomian Bali kita perlu memiliki potensi lain yang bisa dikembangkan sebagai jalan pintas untuk mendongkrak perekonomian Bali salah satunya adalah sebagai pedagang. Menjadi pedagang lukisan adalah salah satu cara saya untuk mendapatkan bekal hidup di masa pandemi, selain bisa dijadikan sebagai profesi sampingan, membuat lukisan juga bisa dijadikan untuk mengembangkan hobi saya dalam melukis. Saya juga bisa mempromosikan lukisan saya dengan cara memanfaatkan kecanggihan teknologi seperti menggunggah foto lukisan ke instagram dan facebook serta mengunggah video melukis ke youtube dan tiktok.