Pemilihan sektor wisata di Bali

From BASAbaliWiki
Revision as of 06:52, 6 January 2022 by Eka Werdi (talk | contribs)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)
7928D7DA-02ED-4415-9312-6B46C06358FA.jpeg
0
Vote
Title
Pemilihan sektor wisata di Bali
Affiliation
Regency/City
-
Author(s)
    Category
    -
    Year
    Photo Credit/Source
    bisnisbali.com
    Video Credit/Source
    School/Org (if applicable)
    Location


    Add your comment
    BASAbaliWiki welcomes all comments. If you do not want to be anonymous, register or log in. It is free.

    What should the government do to stimulate and sustain tourism in Bali?

    In English

    In Balinese

    In Indonesian

    Pandemi virus Covid-19 membuat aktivitas ekonomi turun, namun nyatanya Indonesia bisa bangkit dari itu dalam sektor pariwisata khususnya Bali.

    Mungkin orang luar sana tau Bali pulau yang dikenal dengan keindahan alam terlebih pantai yang terkenal karena kecantikannya. Disini tentu saja perlu adanya inovasi khususnya teknologi. Teknologi sangat akrab dalam perkembangan zaman apalagi generasi milenial atau Gen z. Perlu adanya digital marketing untuk memaksimalkan promosi baik dalam negeri maupun luar negeri, apalagi di era globalisasi ini.

    Perpaduan tradisional - modern mempunyai potensi cukup kuat untuk dipadukan. Baik dalam interior bangunan,teknologi, ataupun aktivitas fisik.

    Dalam kondisi pandemi ini pasti hotel menjadi saah satu tempat penginapan, banyak hal yang bisa diambil dari sektor perhotelan. Yoga salah satunya, pandemi ini tentu saja membuat orang menjaga hidup sehat. Dengan ini hotel bisa mengadakan kelas yoga berbayar untuk menambah devisa. Apalagi kebanyakan revolusi orang - orang di tahun baru adalah menurunkan berat badan.

    Mengunakan teknologi digital, yaitu adanya akses booking online. Untuk layanan makanan juga bisa memulai menyediakan fasilitas grab and go bagi wisatawan agar lebih nyaman. Untuk memesan penginapan bisa juga menggunakan booking online demi mengurangi kontak fisik

    Outdoor, atau private pool jika memungkinkan. Mengingat, pandemi membuat masyarakat lebih merasa aman berada di area yang memiliki sirkulasi udara yang baik.

    Tahun lalu Indonesia membuat tren di tik tok "Indonesia is wonderland" yang bersuasana positif. Dalam hal ini kita bisa menjadikan ini tren kembali khususnya Bali.

    Dalam suatu tempat pariwisata pasti ada suasana khas yang tidak dapat di temukan di tempat lain. Mungkin di Bali kita bisa mengadakan festival budaya virtual dengan Vidio dekomentasi 2019 (sebelum covid.) Tahun ini juga tren menanam sayuran, ini bisa dijadikan untuk refreshing dari lelahnya aktivitas, terlebih lagi Indonesia menjadi negara agraris. Bisa juga iringan musik tradisional di tempat makan sebagai ciri khas. Untuk fasilitas tambahan mungkin dapat menyediakan fasilitas vaksinasi di tempat.

    Memberikan berbagai pelatihan bagi pelaku usaha atau UMKM untuk menambah nilai jual pada pro yang mereka jual. Dengan SDM yang berkualitas ini memajukan industri bangkit dari kerugian pasca pandemi lalu.