Krisis Macet ring Kodya, Transportasi Umum Solusinya!

From BASAbaliWiki
Revision as of 12:52, 20 April 2024 by Prema Satria (talk | contribs)
20240418T044949628Z999932.jpeg
0
Vote
Title
Krisis Macet ring Kodya, Transportasi Umum Solusinya!
Affiliation
SMA Negeri 4 Denpasar
Regency/City
Denpasar
Author(s)
Category
High School
Year
Photo Credit/Source
https://www.liputan6.com/news/read/788837/denpasar-kuta-macet-parah
Video Credit/Source
School/Org (if applicable)
Location


Add your comment
BASAbaliWiki welcomes all comments. If you do not want to be anonymous, register or log in. It is free.

What solutions do you offer for the problems in your regency/city?

In English

Denpasar is a city that is sought after among domestic and foreign tourists because of its rich culture, traditions and unique tourist destinations. However, because Denpasar is visited by many tourists and also has a dense population, traffic conditions in this city are often jammed and obstructed. Air pollution due to motorized vehicles, strong sunlight during the day and rows of stationary vehicles are common sights in Denpasar. Of course, this will make many people feel cramped and disturbed and affect comfort in their activities. This is caused by the large number of people who have private vehicles. Even though there are stops for public transportation in the city, people prefer to drive themselves. Therefore, at certain hours, traffic conditions in Denpasar are very congested because there are so many people traveling at the same time. Private vehicles also produce more smoke than public transportation, thereby affecting the surrounding environmental conditions. Management of public transportation can indeed be a solution to this problem. Developed countries such as America, England, Germany and others have implemented public transportation systems first and can reduce problems due to traffic jams because they are normalized and often used by the residents of these countries. Public transportation already exists in Denpasar, but is rarely used because demand from the public is too low. This is something that the city government must pay attention to so that it can be managed better to increase public interest. Currently, public transportation in Denpasar is public buses which have their own stops or transport places. However, these stops are located in less strategic places. There are still many places that are densely populated and where there is a lot of activity, such as school areas or shopping places and others where there are no bus stops. The current bus stops are not centered in a particular place and tend to be quite far from the places where most people go so that people who want to go to those places have to walk again. Even though it's only a short walk, Indonesians usually prefer to ride motorbikes rather than buses, even though the distance is not far. The government can use the "push and pull strategy" to increase people's interest in using public transportation. This push and pull strategy is carried out at the same time to get maximum results. Push strategy is a more aggressive and proactive way where the government can encourage people by limiting the number of private vehicles and also special traffic lanes for public transportation so that roads are faster. The pull strategy is more passive and is carried out by improving the quality of public transportation itself, such as creating bus stops in places where many people go or special buses to take students to school. If this push and pull strategy can be implemented well, over time people will begin to realize the advantages of using public transportation and will use it more often. By optimizing public transportation, I believe we can end the traffic jam crisis in our beloved municipality and reduce air pollution from vehicle exhaus

In Balinese

Denpasar wantah kota sane kaloktah ring turis domestik lan mancanegara antuk kasugihan budaya, tradisi lan tongos wisata sane becik. Sakewanten santukan Denpasar akeh ring turis lan jadma sane padet, kondisi lalu lintas ring kota niki setata macet lan ngandet. Asep knalpot ngaenang polusi udara, terik matan ai, montor lan mobil mejejer ten ngidang maju suba dadi paundukan sane lumrah ring Denpasar. Punika lakar ngaenang makudang-kudang jadmane kerasa entuk, inguh, taler nganggu kahuripan sewai-wai krama ring Denpasar.

In Indonesian

Denpasar adalah kota yang terkenal oleh turis domestik maupun mancanegara karena kekayaan budaya, tradisi dan destinasi wisata yang unik. Namun, karena Denpasar banyak dikunjungi oleh turis dan juga penduduknya yang padat, kondisi lalu lintas di kota ini sering macet dan terhambat. Polusi udara akibat kendaraan bermotor, sinar matahari yang menyengat di siang hari dan barisan kendaraan yang tidak bergerak merupakan pemandangan yang lumrah di Denpasar. Tentunya, hal ini akan membuat banyak orang merasa sempit dan terganggu dan mempengaruhi kenyamanan dalam beraktivitas. Ini disebabkan oleh banyaknya orang-orang yang memiliki kendaraan pribadi. Walaupun di kota sudah ada halte untuk transportasi umum, tapi masyarakat lebih memilih untuk berkendara sendiri. Oleh karena itu pada jam-jam tertentu, kondisi lalu lintas di Denpasar sangat macet karena banyaknya orang-orang yang bepergian pada waktu yang sama. Kendaraan pribadi juga menghasilkan lebih banyak asap daripada transportasi umum sehingga mempengaruhi kondisi lingkungan sekitar. Pengelolaan transportasi umum memang dapat menjadi solusi bagi permasalahan tersebut. Negara-negara maju seperti Amerika, Inggris, Jerman dan lain-lain telah menerapkan sistem transportasi umum terlebih dahulu dan dapat mengurangi permasalahan akibat macet karena dinormalisasi serta sering digunakan oleh penduduk negara-negara tersebut. Transportasi umum memang sudah ada di Denpasar, tetapi jarang digunakan karena minta dari masyarakat yang terlalu rendah. Hal ini yang harus diperhatikan oleh pemerintah kota agar dikelola lebih baik lagi untuk meningkatkan minat masyarakat. Saat ini, transportasi umum di Denpasar adalah bus publik yang sudah memiliki halte atau tempat angkutnya masing-masing. Namun, halte tersebut terletak di tempat-tempat yang kurang strategis. Masih banyak tempat-tempat yang padat penduduk dan terjadinya banyak aktivitas seperti area sekolah atau tempat perbelanjaan dan lain lain yang belum ada halte busnya. Halte bus yang ada sekarang tidak berpusat di tempat tertentu dan cenderung agak jauh dari tempat yang memang kebanyakan orang tuju sehingga orang yang ingin pergi ke tempat tersebut harus berjalan lagi. Walaupun jalan kaki hanya sebentar, namun warga Indonesia biasanya lebih memilih naik motor daripada menggunakan bus walaupun jaraknya tidak jauh. Pemerintah dapat menggunakan "push and pull strategy" untuk menambah minat masyarakat dalam menggunakan transportasi umum. Push and pull strategy ini dilakukan dalam waktu yang bersamaan untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Push strategy adalah cara yang lebih agresif dan proaktif dimana pemerintah dapat mendorong masyarakat dengan cara pembatasan jumlah kendaraan pribadi dan juga jalur lalu lintas khusus untuk transportasi umum sehingga jalannya lebih cepat. Pull strategy lebih pasif dan dilakukan dengan cara memperbaiki kualitas transportasi umum itu sendiri seperti pembuatan halte di tempat-tempat yang banyak orang tuju ataupun bus khusus untuk mengantarkan siswa ke sekolah. Jika push and pull strategy ini dapat dijalankan dengan baik, maka lama-kelamaan masyarakat akan mulai menyadari kelebihan dari penggunaan transportasi umum dan akan menggunakannya lebih sering pula. Dengan mengoptimalkan transportasi umum, saya percaya kita dapat mengakhiri krisis macet di kota madya tercinta kita dan mengurangi polusi udara dari knalpot kendaraan.
<ul><li>Property "SummaryTopic" (as page type) with input value "Denpasar is a city that is sought after by both domestic and international tourists, because of it's rich cultures, traditions, and unique travelling spots. However, because Denpasar is filled with locals and visiting tourists most of the time, the traffic condition in this iconic city is often jammed and congested. This is the solution that can be implemented." contains invalid characters or is incomplete and therefore can cause unexpected results during a query or annotation process.</li> <!--br--><li>Property "SummaryTopic id" (as page type) with input value "Denpasar adalah kota yang sering dikunjungi oleh turis domestik maupun mancanegara karena kekayaan budaya, tradisi dan destinasi wisatanya yang memukau. Namun, karena Denpasar sangat padat oleh penduduk dan turis yang berkunjung, kondisi lalu lintas di kota ini sering macet dan terhambat. Berikut ini adalah solusi yang bisa dilakukan." contains invalid characters or is incomplete and therefore can cause unexpected results during a query or annotation process.</li> <!--br--><li>Property "SummaryTopic ban" (as page type) with input value "Denpasar wantah kota sane kaloktah ring turis domestik lan mancanegara antuk kasugihan budaya, tradisi lan tongos wisata sane becik. Sakewanten santukan Denpasar akeh ring turis lan jadma sane padet, kondisi lalu lintas ring kota niki setata macet lan ngandet. Punika wenten solusi sane ngidang kalaksanayang." contains invalid characters or is incomplete and therefore can cause unexpected results during a query or annotation process.</li></ul>